Sabtu, 21 Desember 2019

Selenggarakan Pelatihan Batik Lanjutan, Perusahaan Sukanto Tanoto Tingkatkan Kualitas Pembatik Binaan


Selenggarakan Pelatihan Batik Lanjutan, Perusahaan Sukanto Tanoto Tingkatkan Kualitas Pembatik Binaan
Sumber: aprilasia.com

Menyebarkan kebaikan kepada lingkungan dan sesama, filosofi yang terangkum dalam filosofi 5C Sukanto Tanoto ini sudah menjadi landasan bagi setiap unit bisnis Royal Golden Eagle. Dengan berfokus pada community, costumer, country dan climate, kebaikan yang dilakukan oleh perusahaan akan kembali kepada perusahaan itu sendiri. Inilah yang membawa Royal Golden Eagle menjadi salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia.

Salah satu bentuk kontribusi RGE dapat dilihat dari program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh salah satu unit bisnisnya, APRIL Group bersama dengan salah satu anak usahanya, yakni PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper). Melalui program Rumah Batik Andalan, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut memberi pelatihan membatik kepada para ibu rumah tangga di sekitar area operasi. Dengan kemampuan membatik inilah, mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan membantu keuangan keluarga.

Program Rumah Batik Andalan telah banyak membantu masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan. Namun demi meningkatkan daya saing para pembatiknya, APRIL Group dan Asia Pacific Rayon (APR) bekerja sama untuk menyelenggarakan pelatihan membatik lanjutan.

Pelatihan Membatik Lanjutan APRIL Group dan APR


Program Rumah Batik Andalan APRIL Group pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 sebagai salah satu program pengembangan UMKM di Kabupaten Pelalawan, Riau. Rumah Batik Andalan sendiri dibangun atas dasar keprihatinan akan kondisi perekonomian masyarakat sekitar area operasi APRIL Group yang dinilai masih cukup rendah. Banyak masyarakat sekitar yang tidak memiliki penghidupan yang layak. Para ibu rumah tangga yang ingin membantu suaminya mencari nafkah juga tidak tahu harus berbuat apa.

Sejak program Rumah Batik Andalan aktif, para ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar area operasi mulai bisa membatik bahkan mendapat pemasukan dari batik yang mereka jual. Namun demi meningkatkan daya saingnya, APRIL Group melalui salah satu anak usahanya, yakni PT RAPP menjalin kerja sama dengan APR dan mengadakan pelatihan batik lanjutan.

Program pelatihan batik lanjutan ini dimulai pada tanggal 13 Januari 2020 lalu dengan 4 tahapan modul pelatihan. Dua seniman kriya asal Yogyakarta, yakni Ananta Hari Noorsasetya dan Miriam Veronica Ni Nyoman menjadi pelatih sekaligus pendamping dalam program pelatihan kali ini.

Pelatihan batik lanjutan kali ini pun diharapkan tidak hanya bisa meningkatkan kemampuan pembatik Rumah Batik Andalan. Beberapa motif batik baru juga ditargetkan bisa tercipta dan dipatenkan sebagai batik khas RBA.

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Lewat Batik


Program Rumah Batik Andalan telah banyak membantu masyarakat sekitar. Banyak anggotanya yang merasakan langsung dampak positif dan peningkatan kesejahteraan sejak bergabung menjadi pembatik di Rumah Batik Andalan yang digagas oleh perusahaan Sukanto Tanoto.

Salah satu anggota Rumah Batik Andalan yang telah merasakan sendiri manfaat dari program ini adalah Ni’mah. Sebelum mengikuti pelatihan membatik dan menjadi seorang pembatik di RBA, Ni’mah harus menjalani kehidupan yang sulit dan tinggal di dalam gubuk tanpa listrik maupun saluran air bersih. Namun pada tahun 2015, ia diajak oleh seorang teman yang telah bergabung dengan Rumah Batik Andalan untuk mengikuti pelatihan membatik.

Selama 3 bulan mengikuti pelatihan dari ibu-ibu pembatik, Ni’mah jadi semakin mahir. Batik pertama yang ia buat pun terjual dengan harga Rp 400 ribu. Sejak saat itu, ia menjadi pembatik tetap di Rumah Batik Andalan.

Ni’mah hanyalah salah satu contoh peserta pelatihan yang berhasil mendapatkan penghasilan tambahan dari membatik. Selain Ni’mah, banyak ibu rumah tangga lain yang juga merasakan hal yang sama dari program perusahaan Sukanto Tanoto yang satu ini. Bahkan untuk pembatik tetap di Rumah Batik Andalan, mereka bisa mendapat penghasilan hingga Rp 3 juta per bulan.

0 komentar:

Posting Komentar