Jumat, 31 Januari 2020

Biar Ga Ikutan Sakit, Ini Loh Jenis Masker Yang Cocok Untuk Mencegah Virus


Biar Ga Ikutan Sakit, Ini Loh Jenis Masker Yang Cocok Untuk Mencegah Virus

Untuk menghindari agar tidak ketularan atau menularkan suatu penyakit, baik itu penyakit ringan sekedar flu sampai penyakit karena virus, ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan. Anda bisa ke dokter untuk mendapatkan resep obat pencegahan suatu penyebaran penyakit atau virus. Atau anda bisa melakukan hal yang cukup simpel dan mudah, seperti menggunakan jenis masker yang cocok untuk pencegahan. Silahkan simak ini untuk mengetahui apa saja jenisnya.

Si murah dan mudah ditemui “masker bedah”
Alat pencegahan ini sebenarnya sudah seringkali digunakan oleh banyak orang. Anda bisa membelinya dari apotek ataupun toko-toko kelontong sekitar anda. Para pakar mengatakan bahwa, baik orang yang terjangkit ataupun yang belum terjangkit suatu virus, boleh menggunakannya. Dalam setting tempat umun atau ruang publik alat pencegahan ini dirasa cocok digunakan sebagai pendukung rutinitas sehari-hari anda dan bisa menfilter segala partikel.

Alat pencegahan ini memang tidak 100% efektif. Namun sebagai pencegahan dari penyebaran penyakit, dokter menyatakan menggunakan ini sudah cukup. Saat memakainya dokter menyarankan agar anda memastikan bagian dagu, mulut dan hidung sudah tertutup semua. Alat pencegahan ini memiliki tiga lapisan utama. Lapisan pertama yaitu lapisan pada bagian luar dan berwarna adalah anti-air, kemudian lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter dan lapisan berwarna putih sebagai penyerap cairan.

Si respirator populer Masker N95
Menurut dokter ahli, alat pencegahan yang satu ini dikatakan lebih ampuh dalam menyaring partikel-partikel mikro. Namun dalam penggunaannya akan lebih pas digunakan oleh penderita atau orang yang sakit, petugas kesehatan atau orang yang berinteraksi langsung dengan seseorang yang menderita suatu penyakit. Dengan efektifitas yang lebih baik, N95 ini dibanderol dengan harga yang lebih mahal yakni sekitar 6-10 ribuan untuk satu buahnya.

Dalam penggunaannya, N95 ini ternyata tidak sekali pakai saja. Anda bisa menggunakannya beberapa kali, dalam artian dilepas dalam waktu sebentar lalu di pakai kembali. Namun proses ini tidak lebih dari lima kali. N95 ini bisa digunakan dan disesuaikan dengan bentuk hidung anda. Jadi anda bisa menutupi seluruh hidung, mulut dan dagu anda dengan benar. Namun perlu diperhatikan, N95 tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki astma.

Masker N99 dan N100 yang effektif
N99 diklaim sebagai alat respitori yang mampu menyaring udara hingga 99% dan sangat efektif untuk pencegahan akan penyakit. Seringkali ditemukan pengendara sepeda motor menggunakan N99 sebagai perlindungan dari polusi udara. Sayangnya, banyak orang yang merasa tidak nyaman saat menggunakan N99. N99 dikatakan tergolong berat dan bisa membuat pemakai kesulitan bernafas. Bentuknya juga cenderung kaku dan tidak bisa disesuaikan.

Begitu juga dengan N100. Kabarnya N100 dikatakan mampu menyaring udara hingga 100%. Dan dapat menahan partikel jauh lebih banyak dari N95 dan N99. Bahan pengikat bisa disesuaikan dengan ukuran kepala untuk menunjang kenyamanan pengguna, karena itulah N100 lebih direkomendasikan. Namun sayangnya harga N100 tidak ramah dengan kantong, karena bisa mencapai 200 ribuan per buah.

Sekian sedikit informasi yang diberikan. Selalu ingat informasi publik yang berkata “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Pastikan anda siap siaga akan adanya resiko serangan penyakit dan virus dari sekeliling anda. Masih banyak cara lain yang bisa anda lakukan untuk menjaga diri dari penyebaran penyakit dan virus disekitar anda. Silahkan pilih cara pencegahan yang terbaik untuk anda dan semoga sehat selalu.  


0 komentar:

Posting Komentar